Pelayanan Server Part III : DNS Server

Setelah kami berbagi pada Part I dan Part II, kami lanjutkan lagi berbagi "sekilas" mengenai DNS server, Sebelum kami memulai kami menekankan bahwa pada suatu sistem jaringan yang tidak memerlukan penamaan/pemetaan IP, sebetulnya tidak perlu menggunakan fasilitas atau pelayanan server ini,  Kenapa ? dikarenakan bahwa pengaksesan suatu website baik berprotokol http maupun ftp, dapat tetap digunakan dengan normal, hanya saja metode pengaksesannya menggunakan IP address yang diketikan pada suatu address bar pada web browser.

Dapat dicontohkan : sistem penamaan domain ini dapat digunakan di dalam pembangunan pelayanan intranet (sistem internet yang berada dalam ruang lingkup lokal), digunakan untuk memetakan atau memberikan nama pada alamat IP di pelayanan yang memerlukan pengubahan IP menjadi nama yang mudah diingat oleh manusia.

Domain Name System (DNS) sendiri merupakan sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer. Maksudnya adalah, ketika kita mengakses suatu situs maka sebetulnya anda mengakses IP Address, secara sederhana kita sebagai manusia lebih mudah mengingat kata daripada angka, contoh : IP :208.84.174. 129 diubah menjadi kernel26.blogspot.com, tentunya alamat berjenis kata lebih manusiawi daripada angka.

Mungkin pertanyaan yang muncul "bagaimana ya kok bisa berubah dari IP ke Nama ? caranya gimana ?" untuk menjawab pertanyaan tersebut, kami akan berbagi bagaimana mengkonfigurasi DNS server di sistem operasi Ubuntu, nantikan ya....(^_^)v, atau jika anda telah menulisnya, kami dengan senang hati menerimanya, segera kirim ke E-Mail Kami, tentunya kami tampilkan tulisan anda dengan profil diri anda.

Mohon tanggapannya, dan Keep Spirit Open Source.

posted under |

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

Followers

Like Us On Facebook!

    Blog Archive


    Update Information Via Email :


Recent Comments